Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Manggarai mengadakan Kunjungan Persaudaraan ke Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang.
![]() |
| Foto by : P. Edo, OFM |
![]() |
| Foto by : P. Edo, OFM |
Tentang- WARTAPAROKI_Perayaan Minggu Paskah V sungguh memberikan makna mendalam bagi umat Paroki Tentang melalui kehadiran anak-anak Tunanetra kabupaten Manggarai yang bergabung dalam kelompok Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI). Kehadiran PERTUNI Manggarai di tengah umat Paroki Tentang sebagai kunjungan persaudaraan yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 17 - 18 Mei 2025. Disambut hangat oleh umat Paroki Tentang pada sabtu sore, 17 Mei 2025 dengan balutan acara adat (curu, kapu dan reis) sebagai budaya lokal yang terus dilestarikan oleh umat Paroki Tentang. Rasa gembira yang dialami oleh rombongan PERTUNI Manggarai saat disambut oleh Pastor Paroki, komunitas Biara Antonius Padua Tentang, Dewan Pastoral Paroki Tentang, Ketua Stasi Tentang bersama tokoh umat. Ini sambutan yang sungguh memberikan energi positif dan sentuhan kasih bagi anak-anak tunanetra bahwa mereka diterima di tengah masyarakat dimanapun berada.
Sebagai puncak perjumpaan kasih ini pada Minggu, 18 Mei kelompok PERTUNA merayakan Ekaristi bersama umat di Gereja St. Fransiskus Asisi Tentang. Pastor Eduardus Da Silva, OFM yang memimpin Perayaan Ekaristi menyampaikan bahwa perjumpaan dan pelayanan ekaristi bersama umat hendak menyerukan spirit inklusivitas sebagai sikap bersama dalam relasi dengan para saudara disabilitas. Spirit ini sejalan dengan corak gereja yang Sinodal, Solid dan Solider terutama kepada para saudara yang terpinggirkan karena stigma sosial, dan sebagainya. Dalam rangkaian kegiatan kunjungan persaudaraan ini, para anggota PERTUNI berkesempatan sharing pengalaman hidup dan iman sebagai penyandang disabilitas yang menemukan pengalaman akan Allah dalam keterbatasan mereka dan berjuang untuk berdaya di tengah segala tantangan. Umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi merasa terharu bahkan ada yang meneteskan air mata saat mendengarkan lantunan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh kelompok koor anak-anak Tunanetra pada perayaan Ekaristi, juga saat membacakan sabda Tuhan dari mimbar dengan lantang layaknya anak-anak normal lainnya.
Seusai perayaan Ekaristi dilanjutkan acara Talkshow Interaktif yang dipandu oleh Br. Kristian, OFM untuk sharing pengalaman iman dari anak-anak disabilitas. Acara Talkshow diselingi pementasan beberapa acara kolaborasi SEKAMI dan OMK Paroki Tentang dengan semangat merangkul sebagai saudara seperti yang menjadi hakekat ajaran St. Fransiskus Assisi yang selalu memandang semua makhluk ciptaan Tuhan sebagai saudara. Pastor Edo, OFM disela kegiatan mengajak umat yang hadir agar dalam semangat Kristus yang merangkul siapapun sebagai saudara, baik umat, OMK dan anak-anak dianimasi untuk menjadi generasi inklusif yang supportif dan stop bullying. Serangkaian momen dalam kegiatan kunjungan ini dibagikan oleh Pastor Edo, OFM dengan tagline "Mari bersaudara, ubah insecure jadi bersyukur, Pace e Bene"
Setelah resepsi bersama rombongan PERTUNI kembali ke Ruteng bersama para pendamping dengan penuh kegembiraan. Lambaian tangan umat yang dibalas dengan senyum dan sayonara anak-anak Tunanetra dari dalam mobil serasa betapa perjumpaan yang tidak terlalu lama itu sangat menyentuh pengalaman iman mereka dan memberikan motivasi bahwa mereka diterima ditengah masyakarat.
*Frengky Jamento








0 comments:
Posting Komentar