![]() |
| Arca Bunda Maria Memasuki Gerbang Gereja St. Fransiskus Assisi Tentang (Selasa, 15 Juli 2025) |
Tentang-WartaParokiTentang_Suasana penerimaan yang semarak dan meriah mewarnai penyambutan Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara di Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang (Selasa, 15 Juli 2025).
Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang merupakan satu-satunya paroki Fransiskan di Keuskupan Labuan Bajo yang berada di kevikepan Pacar, terletak di kecamatan Ndoso sebagai paroki pada perbatasan dengan keuskupan Ruteng kabupaten Manggarai. Rombongan umat dari Paroki Waning bersama panitia menghantar patung Bunda Maria Assumpta yang tiba di Paroki Tentang pada pukul 10.15 WITA tepatnya di Gapura 1 di Sepa (perbatasan dengan Paroki Waning). Patung Bunda Maria bersama rombongan disambut secara meriah oleh seluruh umat yang sudah berkumpul sejak pagi hari dengan tarian oleh OMK yang diawali curu/kapu oleh Tua Adat Tentang Bapak Rikardus Galus. Prosesi perarakkan diawali dengan torok penyerahan oleh perwakilan rombongan dari Paroki Waning selanjutnya dilakukan acara tuak curu dan tarian dari group penari OMK Stasi Tentang. Rikardus Galus selaku Tua Adat Tentang yang membawakan acara tuak curu menuturkan rasa harunya saat ia menyampaikan acara tuak curu. "Saya merasa haru dan menangis dalam hati, rasanya Bunda Maria benar-benar hadir dihadapanku, saya bersyukur bisa menjadi bagian penting dalam prosesi penerimaan ini", ungkapnya kepada Tim Komsos Paroki Tentang.
Megahnya Gapura 1 yang disertai sepanjang jalan dengan umbul-umbul, menambah semarak namun tetap kusuk dalam suasana devosi kepada Bunda Maria. Sebelum sampai ke Gapura 2 prosesi perarakkan dengan melewati kampung Pajo menuju Gereja Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang. Sebelum memasuki Gereja Penyambutan oleh group ronda di Gapura 2 bersama umat dan anak sekolah yang berbaris rapi berbusana adat di samping jalan dari Gapura 2 sampai depan pintu Gereja. Pesona busana adat Manggarai yang dikenakan oleh umat yang hadir dalam upacara ini sungguh memberikan rasa haru dan hikmat hingga benar-benar merasakan kehadiran Bunda Maria di tengah umat yang hadir.
Bapak Maksimus Magar, selaku tua adat/tokoh masyarakat yang memimpin group ronda kampung Purek dalam penjemputan menyampaikan rasa betapa ia dan group ronda merasa hatinya terbuka, pikiran terbuka, serta harapan untuk semakin kuat dan lebih dekat dengan Bunda Maria. Selain itu ia juga berharap dengan kehadiran Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara seluruh umat se-Paroki Tentang agar tetap berinisiatif untuk bergerak maju. Juga secara bersama-sama untuk bersatu serta berusaha dalam mencapai kemajuan bersama. Patung Bunda Maria Assumpta ditahtahkan di Gereja dan dilangsungkan ibadat Rosario yang dipimpin oleh Pastor Eduardus Da Silva, OFM. Setelah ibadat, pada pukul 13.000 WITA patung Bunda Maria Assumpta diarakkan menuju ke-4 stasi yaitu Stasi Sirimese, Raca, Lareng dan Kalo.
(Frengky Jamento)







0 comments:
Posting Komentar