TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail

Rabu, 16 Juli 2025

Bukan Hanya di Pusat Paroki, Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara Diarakkan ke Stasi-stasi di Paroki Santu Fransiskus Assisi Tentang.




Prosesi Penjemputan Arca Bunda Maria Assumpta di beberapa Stasi di Paroki St Fransiskus Assisi Tentang (Selasa, 15 Juli 2025)


Tentang-WartaParokiTentang_Hal unik yang dilakukan oleh panitia dan umat saat mendapat kunjungan Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara di Paroki Santu Fransiskus Assisi Tentang dengan melakukan prosesi perarakkan ke beberapa Stasi. Setelah ibadat bersama di Gereja Paroki Tentang, pada pukul 13.000 WITA Arca Bunda Maria Assumpta diarakkan menuju 4 Stasi yaitu Stasi Sirimese, Raca, Lareng dan Kalo. Stasi Sirimese (stasi paling ujung yang berbatasan dengan kecamatan Reok Barat) merupakan stasi pertama titik kunjungan Arca Bunda Maria dengan  sambutan hangat dan semarak oleh umat yang sudah menanti dengan busana adat Manggarai. Panitia dan pengurus DPP/DKP bersama OMK Paroki Tentang tiba di stasi Sirimese pukul 14.00 WITA. Umat menyambut Arca Bunda Maria dengan penuh sukacita yang diawali torok reis dan kapu, selanjutnya ditahtakan di Gereja Stasi Sirimese untuk ibadat bersama yang dipimpin oleh Bruder Try, OFM. Karolus Jemada, selalu ketua dewan stasi Sirimese menyampaikan kesannya,"Saya merasa pintu hati terbuka untuk memahami lebih mendalam tentang kehidupan sesungguhnya. Kenangan ini pasti tidak akan pernah dilupakan bahwa Bunda Maria adalah seorang ibu yang selalu melindungi anak-anaknya, sehingga semoga dengan kehadirannya di stasi Sirimese umat memperoleh semangat baru dalam hidup mengereja, " tuturnya kepada tim Komsos.

Pukul 15.00 WITA dilanjutkan perarakan ke Stasi Raca. Semarak yang sama mewarnai penerimaan oleh umat Stasi Raca di Pa'ang Kampung Raca dengan balutan busana Manggarai dan acara reis dan kapu oleh para Tetua Adat bersama pengurus stasi dan umat. Ibadat bersama dilaksanakan di Kapela Stasi Raca yang dipimpin oleh Ibu Fransika Nuer. Kepada Tim Komsos, ketua stasi Raca Bapak Nikolaus Danggur mengungkapkan perasaan dan harapannya, "Saya merasa bahagia dan senang sekali sejak mendapat kabar bahwa stasi Raca menjadi salah satu titik yang mendapatkan kunjungan Arca Bunda Maria.  Kehadirannya membawa berkat dan kelimpahan rahmat untuk kami di Stasi Raca. Harapan saya kiranya melalui kehadiran Arca Bunda Maria dapat meningkatkan semangat iman umat terlebih khusus untuk berdevosi kepada Bunda Maria." 

Selesai ibadat, Arca Bunda Maria diarakkan lagi ke stasi Lareng. Para kelompok Legio Maria dari stasi Lareng melakukan penjemputan di kampung Kubur selanjutnya bersama-sama menuju kapela stasi Lareng. Ratusan umat dengan tampilan busana adat juga penuh gembira menerima Arca Bunda Maria dengan acara curu, reis dan kapu dilakukan oleh Tetua Adat kampung Lareng dan Paci di gapura pertigaan menuju Gereja Santu Damian Lareng. Hal yang sama dilaksanakan ibadat dengan ratusan umat yang dipimpin oleh Fr. Maxi Jimi Agur, OFM. Menjelang pukul 19.00 WITA selanjutnya Patung Bunda Maria diarakkan ke stasi Kalo yang tempatnya berlokasi di Ndaja (KBG yang berbatasan lansung dengan stasi Tentang). Ibadat singkat juga dipimpin oleh P. Andre Bisa, OFM. Lokasi yang dilalui oleh prosesi  Arca Bunda Maria sepanjang perjalanan, umat berdoa dan menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Bunda Maria. Keluarga yang rumahnya berada di pinggir jalan mentahtakan patung Bunda Maria dan barang rohani lainnya di atas meja kecil di pinggir jalan yang dihiasi lilin dan bunga. Sepanjang perjalanan Pastor Paroki Tentang P. Andreas Bisa, OFM memberikan berkat kepada umat yang berdiri di pinggir jalan dari atas mobil tempat Arca Bunda Maria ditahtakan. 

Singkatnya, perayaan penyambutan Arca Maria di setiap stasi dengan penuh gembira dan kusuk serta prosesinya berlangsung semarak dan meriah. Kegiatan prosesi Arca Bunda Maria berakhir dengan dilanjutkan perarakkan ke Gereja Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang untuk ditahtakan dan melangsungkan ibadat bersama umat Stasi Tentang.

(Frengky Jamento)

 

0 comments:

Posting Komentar