![]() |
| Foto dari Group WA Paroki Tentang |
![]() |
| Foto dari Group WA Paroki Tentang |
Purek-WartaParoki – Perayaan Ekaristi penutupan Bulan Rosario di Paroki Santu Fransiskus Assisi Tentang pada penghujung Oktober menyisakan cerita hangat dan tawa, terutama dari Stasi Kalo (Jumat, 31/10/2025). Ratusan umat memadati Gua Maria di kampung Purek, Stasi Kalo, dalam perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pater Hendrik, OFM. Istimewanya, banyak umat hadir yang secara umum dengan balutan busana adat Manggarai yang memukau. Postingan dokumentasi foto yang dikirim oleh ketua Stasi Kalo Bapak Darsianus Patut di Grup WhatsApp Paroki Tentang, nampak jelas antusiasme dengan kehadiran umat yang luar biasa. Namun, momen yang paling mencuri perhatian dan menjadi perbincangan usai perayaan adalah saat Pater Hendrik, yang diketahui berasal dari Todo - Satarmese memperkenalkan dirinya.
Dalam video reels yang diunggah oleh akun media sosial Facebook Saudara Martyn Floresta, Pastor Hendrik memperkenalkan dirinya dengan gaya khasnya yang sangat lucu seketika memancing gelak tawa dari umat yang hadir. Pastor Hendrik, yang bangga melihat kesuburan tanah Paroki Tentang. Ia memuji kekayaan Tentang yang ditumbuhi oleh tanaman-tanaman unggulan seperti cengkeh, kemiri dan cokelat. "Kalian luar biasa! Tanah Tentang ini betul-betul subur," puji Pastor. Pujian tersebut disambut tawa terbahak-bahak dari umat yang hadir. Dengan nada bercanda, Pater Hendrik menyinggung kampung halamannya yang bernama Todo—kata dalam bahasa Manggarai yang berarti ‘tumbuh’ atau ‘bertumbuh’. "Saya dari Todo. Tapi kalau di sini (Tentang), tanaman cengkeh, cokelat, semua todo (tumbuh). Sedangkan di kampung saya, bo Todo (tumbuh), tapi Todo (tumbuh) tidak seperti tanah kalian di sini (Tentang). Cengkeh tidak ada!" ucap Pater Hendrik, disambut ledakan tawa bahagia dari seluruh umat. Momen lucu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan kedekatan Pater Hendrik, OFM dengan umat. Perayaan Ekaristi penutupan Bulan Rosario di Stasi Kalo pun ditutup dengan sukacita, meninggalkan kesan bahwa iman dan kebahagiaan dapat berjalan beriringan, bahkan dengan sentuhan humor khas Manggarai.
Selain cerita lucu dan unik dari stasi, di pusat Paroki (Stasi Tentang) juga mengalami hal yang sama dalam perayaan Ekaristi Penutupan Bulan Rosario. Dari dokumentasi yang dibagikan oleh saudara Kosmas (salah satu pengurus Stasi Tentang) di Group WhatsApp Paroki Tentang nampak ratusan umat hadir dalam perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh P. Eduardus Da Silva, OFM. Tentu substansi perayaan tidaklah berbeda dengan perayaan yang dilaksanakan. Di Stasi lain di Paroki Tentang namun dengan banyak cerita inspiratif.
*Frengky Jamento








Semoga sukacita penutupan bulan Rosario kali ini,, memompa semngat baru untuk terus barkarya teristimewa umat seluruh Paroki Tentang, sipa pun dia. Sentuhan hangat dari pelayan umat yang disampaikan lewat cerita lucu sebenarnya mengingatkan umat bahwa seluruh alam beserta isinya wajib dikuasai, tentu tetap dalam koridor yang jelas. Terima kasih, Pater Andre, OFM, Pater Edo, OFM, dan Pater Hendrik,OFM atas sentuhannya🙏🙏🙏
BalasHapusBetul sekali pelayanan Tuang kita yang penuh kehangatan benar-benar memberi semangat iman kepada umatnya. Semoga segala siraman rohani melalui homili dan cerita lucu mereka mengingatkan kita akan betapa pentingnya merawat keutuhan ciptaan-Nya.
Hapus