TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail

Senin, 02 Februari 2026

RAPAT PRA PLENO; DPP/DKP Memantapkan Agenda Renovasi Gereja Mulai Maret 2026

Panitia dan DPP/DKP Saat Rapat Pemantapan Pembangunan Gereja (Tentang, 1 Februari 2026)
Tentang-WARTAPAROKI_Minggu, 01 Februari 2026 adalah moment bersejarah dan berahmat. Ada dua agenda besar yang didiskusikan yaitu pemantapan persiapan Pleno Paroki yang mencakup evaluasi program tahun Pastoral Tata Kelola Partisipatif 2025 serta menyusun draft program tahun Pastoral Persekutuan Sinergis 2026. Dalam draft penyusuan program dibahas rencana pemilihan kepengurus Dewan Pastoral pada pertengahan tahun 2026 sesuai amanat dari statuta terbaru dari Keusukupan Labuan Bajo. Agenda kedua yang menjadi moment sejarah adalah mematangkan rencana pembangunan (renovasi total) Gereja Santu Fransiskus Assisi Tentang yang sudah berdiri menghampiri setengah abad.
Hadir dalam rapat ini Pastor Paroki Pater Hendra, OFM bersama para pengurus DPP dan DKP, tokoh masyarakat dan Panitia Pembangunan Gereja Santu Fransikus Assisi Tentang yang sudah dibentuk pada rapat sebelumnya dan sudah mulai bekerja. Evaluasi program dan penyusunan draf program pastoral berlangsung dengan penuh dinamika untuk melihat progres program tahun sebelumnya sembari menyusun strategi untuk program yang belum dituntaskan.

Perbaikilah Rumah-Ku": Napas Baru untuk Gereja Tua
Rapat menyita fokus perhatian adalah pemantapan rencana persiapan Pembangunan Gereja (renovasi total). 
Bapak Andreas Korsini Nakung selalu ketua pelaksana 1 bersama Ketua Umum (Bapak Falentinus Jempo) memandu jalannya rapat. Mewakili anggota Panitia Saudara Korsin, menyampaikan gambar dan progres persiapan dana yang sudah terkumpul dari tahun sebelumnya yaitu pada kisaran 400 juta-an. Target kita pada dari total anggaran pembangunan 2,3 M kita targetkan kontribusi umat 1 M untuk tahun 2026. Sedangkan selebihnya panitia bekerja keras untuk menghimpun para Diaspora dan Donatur.

Merapikan Barisan, Menyatukan Visi
Beberapa hal menjadi fokus adalah memantapkan struktur kepanitiaan pembangunan yaitu :
Pertama; Revisi struktur dan penempatan personilia keanggotaan panitia sebab kepanitiaan yang dibuat saat masih bergabung dengan keuskupan Ruteng termasuk ada pergantian kompoisis karena pergantian pastor Vikaris Paroki yang berperan sebagai Bendahara umum.
Kedua; Menambah struktur komposisi kepanitian bermaksud untuk memperlancar segala urusan pembangun, termasuk melakukan rekapan anggota Diaspora Tentang yang berada di luar paroki Tentang. Hal lain juga mervisi kepanitiaan dilakukan karena beberapa anggota panitia yang sudah sudah tidak berada lagi di paroki Tentang karena pindah domisili.

Arsitektur Iman: Sentuhan Bruder Agus, OFM
Rapat yang dipusatkan pada hal teknis Perencananaan, pengawasan dan tehnik yang disampaikan oleh Bruder Agus, OFM. Kehadiran Bruder Agus, OFM selalu setiap dan memberikan motivasi dan spirit sebagai aktor utama dalam desain gambar Gereja diamksud. 
Bruder Agus, OFM selalu yang mendesain bangunan yang berperan sebagai pengawas dan perancangan pembangun yang telah mendesain gambar hadir memberikan beberapa hal termasuk mekanisme pembangun, yaitu :
Bruder Agus, OFM dalam rapat ini menyampaikan secara detail alur kegiatan dan kerja tim, yaitu :
Pertama; Kerja tim dimulai dengan saling koordinasi memberikan masukan baik di awal seperti hari ini makin pada setiap pekan untuk melakukan melihat progres sekaligus merencanakan kerja pada pekan berikutnya.
Kedua; Berkaitan hal teknis pembongkaran; kita akan melihat kekuatan finansial. Kita selalu mulai dari dana yang terkumpul setiap minggu atau progresnua sehingga target pekan berikut sesuaikan lagi dengan dana sehingga pembangunan akan berjalan lancar.
Ketiga; Pembangunan akan melalui 3 tahapan berlanjut. Ketiga tahap  tersebut yaitu (1) Pengerjaan Struktur, (2) Pengerjaan Rrtektur, dan (3) Pengerjaan Perlengkapan (Sarana dan prasarana)
Keempat; Pengerjaan ini kita target dalam  3 tahun kerja; sehingga besaran dana setiap tahun target minimal 800 juta-an, kalau lebih terkumpul maka selesai lebih cepat dari rencana.
Kelima; Teknis pengerjaan terdiri dari 2 bagian, terdiri dari, bagian utama yaitu pertama ; mengubah bagian depan (balkon) dengan desain 2 lantai. Hal ini menjadi target pertama karena bagian ini terpisah dengan bagian bangunan sehingga bagian bangunan masih bisa dimanfaatkan sebelum dibongkar. Kedua; Bagian belakang yang pembongkarannya mulai dari depan kemudian atap dan paling terakhir bagian sayap.  
Keenam; Dalam pembagian ini tengah kerja mengutamakan tenaga lokal dan partisipasi umat  dengan pengaturan kerja sehari akan diatur Panitia. Sedangkan tenaga tukang dari luar (Jawa) akan diatur sesuai perencanaan dan gambar.
Ketujuh; Setiap Minggu selalu ada hari kerja umum yang melibatkan umat dengan tetap dipandu oleh tukang utama 
Kedelapan; Kerja tim sangat dibutuhkan dalam pembangunan ini untuk selalu meminta masukan dari kita semua, di tengah perjalanan bisa saling memberi masukan untuk mempercepat progres.

Awal yang Kudus: Ekaristi sebagai Fondasi
Segala rencana besar manusia akan menemukan maknanya ketika diletakkan di bawah kaki Tuhan. Itulah mengapa, pembangunan ini tidak dimulai dengan dentuman palu, melainkan dengan keheningan doa. Selanjutnya dalam penentuan jadwal pengerjaan ditarget pengerjaan dimulai pada pada hari Senin, 02 Maret 2026 yang diawali perayaan Ekaristi Minggu 01 Maret 2026. Selamat kurun waktu sampai pada awal Maret segala urusan hal teknis akan diselesaikan oleh Panitia Pembangunan bersama para pengurus DKP, DKP dan Pastor Paroki.
Untuk memperkuat semua jadwal ini Pater Hendra, OFM mengajak panitia agar  semua dokumen sudah selesai sebelum tanggal 15 Februari.  Sehingga segala teknis segala akan segera selesai. 

Pesan Peneguhan dari Pater Hendra Menjadi Lentera bagi Kita Semua; 
Di akhir sesi Pater Hendra, OFM memberikan peneguhan, " Mari kita saling mendukung,m, dan kerja sama, kita sebagai perwakilan umat kita untuk berjalan bersama. Boleh berbeda pendapat namun apa yang menjadi kesepakatan itulah yang kita laksanakan. Berharap yang yang sudah direncanakan tetap dilaksanakan tetap saling mengingatkan satu sama lain, saling komunikasi agar segala informasinya bersumber dari kita sama sampai di umat. Rapat diakhiri dengan doandan berkat penutup oleh Pater Hendra, OFM.

*Frengky Jamento (Komsos PSFAT)

0 comments:

Posting Komentar