TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail

https://drive.google.com/file/d/1Jgtp6biGAJps4uGnjR7evJkWMekPSzHw/view?usp=drive_link

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 20 Juni 2025

Aksi Ekologis Menjelang Komuni Suci Pertama

Orang Tua dari 25 Peserta Calon Penerima Komuni Pertama Stasi Lareng Menanam Porang dan Jahe di Kebun Stasi.




Lareng-WARTAPAROKITENTANG-Komuni suci pertama sebagai perayaan berahmat dalam Gereja Katolik bagi seorang anak yang telah dibaptis secara Katolik untuk menerima Tubuh dan Darah Kristus pertama kalinya dalam rupa roti dan anggur (Ekaristi). Sebagai momen sakramental yang menandai penerimaan penuh anak tersebut dalam komunitas Gereja dan persekutuan dengan Kristus, maka sebagai persiapannya dilaksanakan berbagai pembekalan baik yang melibatkan aspek rohani, pengetahuan tentang iman, serta pembiasaan diri dalam menjalankan nilai-nilai Katolik, juga aksi nyata sebagai pilihan sesuai karateristik di setiap paroki.
        
Adalah praktik baik yang sudah menjadi tradisi di paroki Santu Fransiskus Assisi Tentang melakukan kegiatan penaman pohon jangka panjang dan budidaya tanaman jahe/kunyit/temulawak di setiap kebun stasi sebagai salah satu wujud pertobatan ekologis dalam rangka menjaga, melestarikan dan merawat keutuhan ciptaan sehingga umat menyadari bahwa manusia adalah bagian dari alam, bukan penguasanya, dan memiliki tanggung jawab untuk melestarikannya. Ini merupakan aksi wajib bagi umat di setiap stasi di paroki Tentang yang hendak menerima sakramen baik orang tua peserta penerima sakramen baptis, komunis suci pertama maupun bagi pasangan yang hendak menerima sakramen perkawainan. 
         
Atas dasar inilah kedua orang tua dari 25 peserta penerima komuni pertama di stasi Lareng yang berasal dari kampung Paci dan Lareng (Jumat, 20 Juni 2025) hadir dalam kegiatan penanaman porang, jahe, dan kunyit. Ini merupakan kegiatan bakti sosial kedua setelah pembersihan lokasi dan pembuatan terassering (Jumat, 13 Juni 2025) untuk menyiapkan lahan. Berbeda pada tahun sebelum dengan aksi ekologis penanam ‘pohon sakramen’ berupa menaman pohon jangka panjang di kebun stasi masing-masing; pada tahun 2025 ini aksi ekologis dengan melakukan penaman serta budidaya tanaman pilihan berupa porang/jahe/kunyit/temulawak. Tanaman porang (Amorphophallus muelleri) merupakan tanaman umbi-umbian yang dipilih sebagai jenis tanaman dagang yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Sedangkan pemilihan tanaman jahe sebagai salah satu upaya mempersiapkan bahan mentah untuk pengolahan minuman “Jahe de Beo Dite” yang sudah diproduksi oleh UMKM “Rumah Ekonomi Kreatif” di pusat paroki Tentang. Oleh karenanya penamaman jahe ini memiliki target jangka panjang. Para orang tua yang hadir dalam kerja bakti sebagian membawa bibit porang (biji katak), sedangkan yang lainnya membawa bibit jahe dan kunyit. Hari ini (Jumat, 20 Juni 2025) kerja bakti dimulai dengan pembuatan terassering lanjutan sekaligus penaman porang, jahe dan kunyit. Peserta yang hadir dalam kegiatan bakti membawa peralatan kerja (skop, sabit, cangkul) dan bibit tanaman sesuai dengan pilihan masing-masing. Penanaan dimulai dengan mengemburkan tanah dengan membersihkan sisa akar alang-alang yang masih melekat pada tanah yang sudah digali. Setelah pembersihan lokasi, dilanjutkan dengan penanaman jahe dan kunyit pada 5 petak terassering dengan total luas ±60m2. Sedangkan lokasi penaman porang dengan 6 petak terrasering dengan total luas ±100m2. 
            
Kepada Tim Komsos Paroki Tentang, Hendrikus Bagung salah satu orang tua menyampikan harapannya agar tanaman porang dan jahe ini dapat tumbuh dengan baik karena mengingat jumlahnya cukup banyak, juga menjadi tantangan terbesar adalah dalam tahapan perawatan selajutnya terhadap tanaman yang sudah ditaman, semoga saja ada program stasi untuk kegiatan perawatan selanjutnya. Setelah kegiatan penanam selesai pada pukul 12.30 WITA, para orang tua kembali ke rumah masing-masing dengan rasa senang karena sudah menyelesaikan rangkaian kegiatan persiapan komuni pertama.
(Frengky Jamento)

Video Kegiatan silahkan nonton di
YouTube Channel : Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang

Selasa, 10 Juni 2025

Postulan OFM Singapura Live-In di Paroki Tentang

Empat Orang Postulan OFM Singapura Live-In di Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang
Tentang-WartaParoki_Empat orang postulan OFM dari Singapura mengunjungi Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang. Kehadiran para postulan di Tentang dalam rangka live-in (program formasi OFM Singapura) untuk mengenal lebih dekat Ekopastoral Parokial Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang. Keempat postulan tiba di Tentang Sabtu, 7 Mei 2025. Bersama umat di Stasi pusat (Stasi Tentang) merayakan Hari Raya Pentakosta (Minggu, 8/6/2025) di Gereja Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang. Sejak tanggal 7 sampai tanggal 9 Juni 2025 para postulan berada di Tentang, selanjutnya para postulan menuju ke Paroki Pagal untuk mengikuti kegiatan Ekopastoral sampai pekan ke-3 bulan Juni 2025. P. Andreas Bisa, OFM selaku Pastor Paroki menyampaikan bahwa keempat Postulan hadir di Paroki Tentang dalam rangka belajar tentang Ekopastoral Paroki. Mereka memilih paroki Tentang untuk belajar mengembangkan UMKM Usaha Mikro Kecil menengah. Itulah yang membuat mereka tertarik. Selain itu juga merek tertarik dengan pertanian organik. Itulah dasar memilih Paroki Tentang. Selain Paroki Tentang, para postulan juga memilih Paroki Pagal untuk belajar Ekopastoral. Selanjutnya pada pekan terakhir bulan Juni 2024 para postulan akan live-in bersama umat untuk mengalami kehidupan bersama umat di stasi selama 1 Minggu. Dengan demikian satu Stasi mendapat kunjungan 1 s.d 2 hari. Berkaitan dengan live-in ke Stasi-stasi, Pastor Paroki P. Adreas Bisa, OFM meminta kepada pengurus stasi bersama ketua OMK setiap stasi berkoordinasi besama P. Eduardus Da Silva, OFM selaku moderator OMK Paroki Tentang untuk pelaksanaan satu dua kegiatan bersama para postulan di akhir bulan Juni.

Sabtu, 31 Mei 2025

Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi BIDUK

Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang mengirim 2 (dua) orang peserta Mengikuti Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi BIDUK (Basis Integrasi Data Umat Keuskupan) tingkat Keuskupan Labuan Bajo.

Foto by : Erna Saliman

Labuan Bajo-WARTAPAROKI_Kesempatan yang sangat istimewa saat Keuskupan Labuan Bajo menyelenggarakan kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi berbasis web untuk segala urusan pendataan umat bagi seluruh sekretaris Paroki se-keuskupan Labuan Bajo yang berlangsung selama 2 (dua) hari pada tanggal 29 s/d 30 Mei 2025 bertempat di Hotel Larensia - Labuan Bajo. Ibu Maria Goreti Igim dan Ibu Erna Saliman, bersama dengan utusan dari 26 paroki se-keuskupan Labuan Bajo hadir dalam kegiatan tersebut. Ibu Maria Goreti Igim (pegawai sekretariat) dan Ibu Erna Saliman (fasilitator) merupakan utusan dari Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang dengan pertimbangan bahwa kegiatan dimaksud erat kaitannya dengan tugas dan peran mereka di paroki dalam hal pendataan umat.

Kepada Tim Komsos Paroki Ibu Erna Saliman menyampaikan bahwa materi kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu pengenalan sistem dan simulasi input data umat melalui aplikasi BIDUK. Kegiatan pelatihan ini merupakan agenda Keuskupan Labuan Bajo yang difasilitasi oleh Rm. Gotfridus S. Angkur, Pr, selaku Sekretaris Pelaksana Pusat Keuskupan Labuan Bajo dengan menghadirkan narasumber dari Tim BIDUK Keuskupan Agung Jakarta. Dalam sambutannya Rm. Gotfridus, Pr menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam upaya membangun tata kelola pastoral yang partisipatif dan profesional, juga merupakan momen bagi Keuskupan Labuan Bajo dalam memulai pelayanan berbasis data sejak awal berdirinya. Output dari kegiatan ini yaitu bahwa setiap paroki dapat memanfaatkan Aplikasi BIDUK untuk memudahkan Paroki dalam hal pendataan umat mencakup pembuatan kartu keluarga katolik, pencatatan profil umat, serta dokumentasi kegiatan lainnya sehingga memudahkan dalam membuat laporan ke tingkat keuskupan.

Saat dihubung oleh Tim Komsos Paroki Tentang via chat WhatsApp, Ibu Erna Saliman di hari terakhir kegiatan menyampaikan rasa bangga dan senang mendapatkan pengetahuan baru melalui materi yang diperoleh dari narasumber apalagi lansung disimulasikan. Sebagai tindak lanjut bahwa di sekretariat paroki pelayanan kedepannya berbasis data sehingga data umat di paroki semakin rapi dan tidak ada pencatatan ganda. Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan diakhiri dengan perayaan Ekaristi pada hari Jumat, 30 Mei 2025 pada pukul 14.30 WITA.

Tim Komsos Paroki memberikan Apresiasi kepada utusan Paroki Tentang yang sudah mengikut kegiatan, berharap pada rencana tindak lanjut adanya kolaborasi semua pihak demi terwujudnya pemanfaatan aplikasi BIDUK di Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang.

*Frengky Jamento 

Jumat, 30 Mei 2025

Perarakan Arca Bunda Maria Setiap KBG

Inkulturasi Budaya Manggarai Pada Prosesi Perarakkan Arca Bunda Maria, KBG (Kelompok Basis Gereja) Setiap Stasi di Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang.

Foto from : Group WhatsApp Paroki Tentang 

Tentang-WartaParoki_Adalah sebuah agenda yang sudah secara konsisten dilakukan sejak tahun 2023, umat di setiap Stasi melaksanakan prosesi perarakan Arca Bunda Maria antar Kelompok Basis Gereja (KBG). Prosesi ini dilakukan sebagai salah satu cara menghormati Bunda Maria sebagai Bunda Gereja yang dilaksanakan setiap bulan Maria (bulan Mei) setiap tahun. Prosesi perarakkan diawali dengan Doa Pembukaan Bulan Maria di Gua Maria masing-masing Stasi yang selanjutnya Arca Bunda Maria diarakkan ke KBG pertama setiap Stasi dan seterusnya.

Serangkaian ritus dengan nuansa inkulturasi budaya Manggarai dimulai dari upacara penjemputan (curu), memuji (naka), dan menyapa (reis) yang dilakukan oleh KBG penerima Arca. Setiap pintu masuk KBG dengan hiasan gapura yang didesain secara alami menambah nilai liturgis dan keagungan upacara penjemputan. Layaknya seperti menerima tamu agung, Arca Bunda Maria disambut Acara curu, kapu/naka dan reis. Busana adat khas Manggarai kemeja/kebaya putih dan kain songke menambahkan nilai Inkulturasi setiap prosesi yang dilakukan. Selanjutnya Arca diarakkan dengan menyanyikan lagu-lagu menghormatinya Bunda Maria menuju rumah yang sudah disiapkan di KBG penerima. Arca Bunda Maria  berada di setiap KBG selama 2 - 3 malam selanjutnya akan diarakkan ke KBG berikutnya dengan prosesi yang sama. 

Prosesi menghantar Arca Bunda Maria ke KBG berikutnya diiringi nyanyian lagu-lagu Maria yang berakhir di Gapura Penjemputan KBG berikutnya. KBG yang mengantarkan melakukan acara penyerahan dengan doa penyerahan secara budaya Manggarai. Antusiasme umat di setiap KBG terlihat penampilan busana adat Manggarai dengan baju putih kombinasi kain songke. Menambah nikmatnya suasana penjemputan beberapa KBG di setiap Stasi melakukan penjemputan dengan tarian adat yang dipersembahkan oleh anak-anak SD, SMP dan SMA. Suasana hikmat selama profesi merupakan momentum untuk merasakan betapa besar kasih dari Bunda Maria sebagai perantara segala doa dan harapan umat Kristiani.

Berbagi dokumentasi foto dan video saat penjemputan/penyerahan dan prosesi perarakkan yang dibagikan oleh pengurus KBG di Group WhatsApp Paroki Tentang menambah rasa haru betapa umat menyadari betapa besarnya kehadiran Bunda Maria salam setiap doa yang dipanjatkan setiap malam selama Bulan Mei.  Apresiasi yang setinggi-tingginya datang dari P.Andreas Bisa, OFM dan P.Eduardus Da Silva, OFM kepada setiap KBG saat memposting dokumentasi prosesi perarakkan Arca Bunda Maria dengan segala modifikasi acara namun tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan liturgis. Setelah dilakukan kunjungan Arca Bunda Maria di semua KBG, selanjutnya Arca Bunda Maria diantar kembali dari KBG yang terakhir ke Gua Maria masing-masing Stasi dengan perayaan Ekaristi Penutupan Bulan Maria.

*Frengky Jamento 

Kamis, 29 Mei 2025

Gerakan Konservasi Mata Air

 

Rayakan HUT ke-4 “Soli Deo Choir” Paroki Pagal berkolaborasi dengan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang dengan Aksi Konservasi Alam.

Foto from : FB Andreas Bisa

Tentang-WartaParoki_Pada perayaan Minggu Paskah VI (Minggu, 25 Mei 2025) umat paroki Tentang mendapat berkat dan rahmat istimewa melalui kunjungan persaudaraan dari kelompok paduan suara “Soli Deo Choir” dari paroki Pagal keuskupan Ruteng. Ini merupakan kunjungan perdana sekaligus merayakan momentum Hari Ulang Tahun ke-4 (HUT ke-4) kelompok paduan suara “Soli Deo Choir”. Rombongan disambut hangat oleh Pastor Paroki, DPP, Ketua Stasi Tentang dan tokoh umat yang berada di Tentang pada Sabtu, 24 Mei 2025 di halaman Aula Paroki Tentang melalui penerimaan secara budaya Manggarai (curu, kapu dan reis).

Sebagai momentum merayakan hari istimewa ini, anggota kelompok paduan suara sejumlah 27 orang terdiri dari orang tua dan orang muda Paroki Pagal mengadakan 3 (tiga) agenda kegiatan bersama umat paroki Tentang pada tanggal 24 – 25 Mei 2025, yaitu menanggung koor pada perayaan ekaristi, konservasi alam dan pertandingan olahraga bola voli. Perayaan ekaristi dilaksanakan di Gereja St. Fransiskus Assisi Tentang bersamaan perayaan hari Minggu Paskah VI bersama umat Stasi pusat (Stasi Tentang). Lantunan lagu-lagu yang dipersembahkan oleh koor paduan suara “Soli Deo Choir” menambah semaraknya perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki Tentang P. Andreas Bisa, OFM. Dalam nuansa persaudaraan Pater Andre, OFM memberikan apresiasi kepada kelompok paduan suara yang telah mempersembahkan lagu-lagu saat perayaan Ekaristi. “Bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali”, demikian P. Andre, OFM saat memberikan apresiasi kepada setiap panduan suara yang telah mempersembahkan koor.

Setelah selesai perayaan Ekaristi, dilanjutkan kegiatan konservasi menanam pepohonan jangka panjang di kebun susteran SFSC Tentang. Kegiatan konservasi diawali dengan Ibadat sabda di lokasi konservasi yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Tentang P. Andreas Bisa, OFM. Kegiatan Konservasi berkolaborasi dengan OMK Paroki Tentang dengan melakukan penanaman pohon secara bersama. Kegiatan berlangsung dengan penuh sukacita, keceriaan dan nuansa kekeluargaan. Rangkaian kegiatan konservasi yang dilakukan dengan spirit dan tagline “wariskan mata air bukan air mata”. Sebagai perwujudan spirit hidup dari St. Fransiskus dari Assisi yang memandang alam sebagai saudara, maka daripadanya kita harus merawat, memelihara dan hidup bersama alam sebagai saudara. Kita belajar dan memahami akan betapa pentingnya kesadaran diri merawat bumi dengan segala isinya; mata air sebagai sumber kehidupan dan tumbuhan sebagai sumber oksigen demi keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem lainnya.

Setelah kegiatan Konservasi, dilanjutkan kegiatan olahraga pertandingan bola voli antar kelompok “Soli Deo Choir” dengan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Tentang di halaman kampung Tentang. Antusiasme warga kampung Tentang menyaksikan pertandingan persahabatan menambah rasa kekeluargaan. Seusai semua agenda kegiatan kelompok paduan suara “Soli Deo Choir” kembali ke Paroki Pagal.


*Frengky Jamento 


Sabtu, 24 Mei 2025

Penerimaan Sakramen Pembatisan

Pembatisan 17 Anak Katolik di Gereja San Damiano Stasi Lareng Berlangsung Hikmat.

Penerimaan Sakramen Pembatisan 17 Anak Katolik di Gereja San Damiano Stasi Lareng, Minggu, 25 Mei 2025

Lareng-WartaParokiTentang_Kebahagian yang sangat luar biasa dirasakan oleh 17 pasangan orang tua di Stasi Lareng Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang seusai anak-anak mereka menerima sakramen pembatisan. Perayaan ibadat pembatisan yang dipimpin oleh P. Eduardus Da Silva, OFM dilangsungkan setelah perayaan Ekaristi hari Minggu. Dalam homili singkatnya Pastor Edo, OFM (akrab disapa) menyampaikan harapan kepada orang tua agar terus mendampingi dan mendidik anak untuk menjadi anak yang baik bagi gereja dan masyarakat.

Perayaan Ibadat yang diawali dengan pembinaan rohani yang berlangsung pada Sabtu, 24 Mei 2025 oleh Katekis Paroki Ibu Erna Saliman, S.Ag, kemudian dilanjutkan pengakuan dosa bagi kedua orang tua pada hari Minggu pagi, 25 Mei 2025 sebelum perayaan Ekaristi dimulai. Umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi seperti biasanya memenuhi Kapela San Damiano Stasi Lareng. 

Yosef Fredi Demet, salah satu orang tua dari anak yang dibaptis menyampaikan rasa bahagianya sebab ini merupakan pembatisan anak sulung mereka. Sejak pembinaan rohani mereka merasakan bersemangat mengikutinya. Fredi (akrab disapa) menyampaikan harapannya serta mendoakan agar putri sulung mereka tetap sehat dan mendapat perlindungan Bunda Maria di hari - hari yang akan datang. Setelah selesai perayaan Ibadat, anak-anak yang sudah menerima sakramen pembatisan bersama orang tua melakukan sesi foto bersama dengan Pastor Edo, OFM.

*Frengky Jamento 

Jumat, 23 Mei 2025

Perjumpaan Iman dengan Anak Disabilitas

Berada selama dua hari di Paroki Tentang, Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Cabang Manggarai mengalami perjumpaan iman dengan umat, SEKAMI dan OMK.


Tentang-WARTAPAROKITENTANG_ Pasca kunjungannya ke Paroki Tentang tanggal 17 - Mei 2025, Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Cabang Manggarai memberikan sejumlah pengalaman, kesan dan refleksi singkat selama berada bersama umat Paroki Tentang. Apresiasi dan rasa bersyukur telah mengalami, merasakan kekeluargaan yang sangat istimewa sebagai wujud perjumpaan dengan Allah yang hadir melalui umat Paroki Tentang.

Sabinus Ngadu selaku ketua PERTUNI (Persatuan Tunanetra Indonesia) Cabang Manggarai menyampaikan betapa rasa yang sungguh sangat senang karena kami disambut dengan sangat baik melalui budaya adat Manggarai saat penjemputan di halaman Aula Paroki oleh umat dan pengurus DPP. Lebih lanjut Sabinus, meras tidak bingung karena rangkaian kegiatan sudah diatur dengan agenda yang terjadwal selama berada di Paroki Tentang.Hal yang sama juga dirasakan oleh Sdr. Yayan yang bergabung dalam PERTUNI Cabang Manggarai menyampaikan kesannya bisa berbaur dengan umat menanggung liturgi dengan baik mulai dari koor, organis, lektor dan lektris. Lebih dari itu bisa membawakan hiburan dan atraksi dengan kolaborasi dengan adik-adi SEKAMI dan teman-teman OMK Paroki Tentang.

Sdr. Yayan menambahkan bahwa "kunjungan ini merupakan sebuah peristiwa iman yang luar biasa, dari sini saya belajar bahwa seperti apapun kondisi dan keterbatasan yang dialami kita tidak pernah berjalan sendiri karena masih banyak orang yang mau menerima dengan sepenuh hati."Sdr. Yayan juga mengakui bahwa di Paroki Tentang kehidupan gereja (umat) betul-betul hidup dengan kolaborasi dan sinergitas antar orang tua, OMK, SEKAMI yang sangat terlihat selama perjumpaan dan sharing yang dibagikan. Ia juga juga berharap semoga perjuangan ini menjadi kenangan yang tak terlupakan, dan menjadi kerinduan untuk kita bisa bertemu kembali.

Kesan dan pengalaman yang sama juga disampaikan oleh Ibu Fitri sebagai anggota PERTUNI Cabang Manggarai; mengucapkan terima kasih atas penerimaan umat Paroki Tentang yang telah menerima dengan penuh kehangatan dan persaudaraan.  Ibu Fitri berbagi pengalaman pribadi yang tak terhingga harunya diterima secara resmi dengan struktur sejalan penerima sampai kembali ke Ruteng. Ia mendoakan semoga kepada semua yang terlibat dalam mendukung kehadiran PERTUNI untuk bisa sama-sama hadir dalam perayaan Ekaristi mendapat berkat Tuhan. Semoga paroki Tentang semakin jaya sukses ke depannya", tambahnya.

*Frengky Jamento


Vidio bisa di nonton link berikut : 

https://youtu.be/02_zttAYJ9s?si=oq2Rui2NSj3dCygC


Senin, 19 Mei 2025

Perjumpaan Kasih dengan Anak Disabilitas

Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Manggarai mengadakan Kunjungan Persaudaraan ke Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang.

Foto by : P. Edo, OFM

Foto by : P. Edo, OFM 

Tentang- WARTAPAROKI_Perayaan Minggu Paskah V sungguh memberikan makna mendalam bagi umat Paroki Tentang melalui kehadiran anak-anak Tunanetra kabupaten Manggarai yang bergabung dalam kelompok Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI). Kehadiran PERTUNI Manggarai di tengah umat Paroki Tentang sebagai kunjungan persaudaraan yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 17 - 18 Mei 2025. Disambut hangat oleh umat Paroki Tentang pada sabtu sore, 17 Mei 2025 dengan balutan acara adat (curu, kapu dan reis) sebagai budaya lokal yang terus dilestarikan oleh umat Paroki Tentang. Rasa gembira yang dialami oleh rombongan PERTUNI Manggarai saat disambut oleh Pastor Paroki, komunitas Biara Antonius Padua Tentang, Dewan Pastoral Paroki Tentang, Ketua Stasi Tentang bersama tokoh umat. Ini sambutan yang sungguh memberikan energi positif dan sentuhan kasih bagi anak-anak tunanetra bahwa mereka diterima di tengah masyarakat dimanapun berada. 

Sebagai puncak perjumpaan kasih ini pada Minggu, 18 Mei kelompok PERTUNA merayakan Ekaristi bersama umat di Gereja St. Fransiskus Asisi Tentang. Pastor Eduardus Da Silva, OFM yang memimpin Perayaan Ekaristi menyampaikan bahwa perjumpaan dan pelayanan ekaristi bersama umat hendak menyerukan spirit inklusivitas sebagai sikap bersama dalam relasi dengan para saudara disabilitas. Spirit ini sejalan dengan corak gereja yang Sinodal, Solid dan Solider terutama kepada para saudara yang terpinggirkan karena stigma sosial, dan sebagainya. Dalam rangkaian kegiatan kunjungan persaudaraan ini, para anggota PERTUNI berkesempatan sharing pengalaman hidup dan iman sebagai penyandang disabilitas yang menemukan pengalaman akan Allah dalam keterbatasan mereka dan berjuang untuk berdaya di tengah segala tantangan. Umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi merasa terharu bahkan ada yang meneteskan air mata saat mendengarkan lantunan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh kelompok koor anak-anak Tunanetra pada perayaan Ekaristi, juga saat membacakan sabda Tuhan dari mimbar dengan lantang layaknya anak-anak normal lainnya.

Seusai perayaan Ekaristi dilanjutkan acara Talkshow Interaktif yang dipandu oleh Br. Kristian, OFM untuk sharing pengalaman iman dari anak-anak disabilitas. Acara Talkshow diselingi pementasan beberapa acara kolaborasi SEKAMI dan OMK Paroki Tentang dengan semangat merangkul sebagai saudara seperti yang menjadi hakekat ajaran St. Fransiskus Assisi yang selalu memandang semua makhluk ciptaan Tuhan sebagai saudara. Pastor Edo, OFM disela kegiatan mengajak umat yang hadir agar dalam semangat Kristus yang merangkul siapapun sebagai saudara, baik umat, OMK dan anak-anak dianimasi untuk menjadi generasi inklusif yang supportif dan stop bullying. Serangkaian momen dalam kegiatan kunjungan ini dibagikan oleh Pastor Edo, OFM dengan tagline "Mari bersaudara, ubah insecure jadi bersyukur, Pace e Bene"

Setelah resepsi bersama rombongan PERTUNI kembali ke Ruteng bersama para pendamping dengan penuh kegembiraan. Lambaian tangan umat yang dibalas dengan senyum dan sayonara anak-anak Tunanetra dari dalam mobil serasa betapa perjumpaan yang tidak terlalu lama itu sangat menyentuh pengalaman iman mereka dan memberikan motivasi bahwa mereka diterima ditengah masyakarat.

*Frengky Jamento

Sabtu, 17 Mei 2025

Gerakan Kolaborasi

Tim Kesehatan Puskesmas Tentang bersama Gembala Umat Paroki Tentang melakukan kunjungan kolaborasi di kampung Wela desa Pong Narang kecamatan Ndoso.


Wela-WartaParokiTentang _Melayani tanpa batas. Itulah spirit yang membara dalam tugas pelayanan yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Puskesmas Tentang kecamatan Ndoso kabupaten Manggarai Barat yang sudah bekerja sama dengan Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang dalam kegiatan kunjungan mendekatkan pelayanan bagi masyarakat kampung Wela desa Pong Narang kecamatan Ndoso.

Jumat, 16 Mei 2025 dengan penuh semangat menelusuri pegunungan, lembaga dan hutan Tim Kesehatan, Pastor dan Suster melakukan perjalanan dengan penuh sukacita. Inilah kunjungan kolaborasi instasi kesehatan dan lembaga Gereja dalam menjalani masyakarat demi mendekatkan pelayanan. Kunjungan yang dilakukan merupakan kolaborasi demi pelayanan prima dan efektif agar masyarakat benar-benar merasakan betapa mendapatkan sentuhan pelayanan dari petugas kesehatan (dokter dan perawat) juga pelayan Gereja (Pastor dan Suster). Tentunya sasaran kegiatan ini adalah pada bidang kesehatan, juga dari sisi rohani untuk lebih mendekatkan diri serta merasakan kehidupan di tengah masyarakat.

Perjalanan yang ditempuh selama lebih dari satu jam berjalan kaki terasa menyenangkan dengan suguhan pemandangan yang masih alami. Ini benar-benar perjalanan untuk menguji semangat pelayanan. Kelelahan pun terasa hilang ketika masyarakat menyambut secara ramah melalui penerimaan adat oleh tua adat dan masyarakat di Kampung Wela. Duduk melingkar sebagai simbol kesatuan, kesamaan dan kekeluargaan mewarnai serangkai acara pemeriksaan kesehatan oleh Dokter dan Tim Medis Puskesmas Tentang. Pastor Eduardus Da Silva, OFM memimpin umat bersama Tim Puskesmas merayakan Ekaristi Kudus di Gua Maria, umat yang hadir dalam keheningan duduk di bawah tenda sederhana dengan balutan pemandangan yang benar-benar alami. Perayaan Ekaristi ini memulai seluruh rangkaian agenda kegiatan kunjungan kolaborasi ini. Pastor Edo, OFM membagikan foto-foto dalam serangkaian momen kegiatan dengan memberikan tagline "Menjangkau yang tak terlayani, Melayani yang tak terjangkau, Puskesmas Tentang Goes to Wela, mari saling bersaudara dan melayani."

Yakobus Nentu selaku Kepala Puskesmas Tentang menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk turut merasakan perjuangan masyarakat kampung Wela saat pergi berobat di Puskesmas Tentang. Dalam rasa empati melalui ungkapan dalam bahasa Manggarai, Mantri Jek (akrab disapa) menyampaikan, "Itu Tara Mai Dami Leso Hoo, Kudut Bae Kole Lami, Coo Koe Rasan Lami Iset Wela Mai Berobat Cee Puskesmas (Itulah alasan kami datang hari ini, bagaimana kami merasakan masyarakat kampung Wela saat datang berobat ke Puskesmas Tentang)." Selaku kepala puskesmas Manteri Jek menyambut baik gerakan bersama ini untuk melayani masyarakat yang tak terjangkau. Rasa bangga, antusias dan penuh syukur terpancar dalam wajah dan ungkapan spontan serta tawa canda masyarakat kampung Wela ketika menyimak sosialiasi dan simulasi menjaga kesehatan dari Tim Kesehatan, serta mendapatkan pelayanan Merayakan Ekaristi oleh Pastor dan Suster.

Tim Kesehatan yang dihadiri lansung dr. Kreysel memberikan sosialiasi "Gizi Ibu dan anak, dilanjutkan simulasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Penyakit serangan Stroke/jantung, Gigitan Ular dan Rabies. Sedangkan drg. Dinda menyampaikan sosialiasi tentang penyakit gigit, sanitasi, kebersihan rumah dan lingkungan. Pada kesempatan berharga ini juga Tim Kesehatan melakukan pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat bagi masyarakat yang membutuhkan. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. Tim kesehatan, pastor, suster kembali ke Tentang berjalan kaki penuh sukacita.


*Frengky Jamento








Jumat, 16 Mei 2025

Vatican Secara Resmi Merilis Official Foto Paus Leo XIV.

Vatican Secara Resmi Merilis Official Foto Paus Leo XIV Untuk Dipasang di Paroki, Rumah Biara, Kantor, Rumah, dan atau Sekolah.


Tim Kankemenag Mabar Lakukan Inspeksi di Rumah Produksi

Tim Inspeksi Produk Halal dari Kantor Kemenag Manggarai Barat Berjanji Membantu Proses Halal Produk Rumah Produksi Paroki Tentang.

Foto from : Group WA Paroki Tentang

Tentang-WARTA PAROKI_Inspeksi yang dilakukan oleh Tim dari Kantor Kemenag Manggarai Barat terhadap produk hasil dari   Rumah Produksi Paroki Tentang (Kamis, 15 Mei 2025) memberikan dampak positif dengan beberapa rekomendasi dan janji yang sangat menguntungkan Poktan Rumah Produksi Paroki Tentang.

Bertempat di ruangan Rumah Produksi, kepada Tim Inspeksi P. Andre Bisa, OFM selaku Pastor Paroki menyampaikan secara detail tentang latar belakang dan tahapan yang dilakukan dalam proses pengolahan produk UMKM yang merupakan satu-satunya paroki di keuskupan Labuan Bajo yang konsisten sejak tahun 2020 menghasilkan beberapa produk seperti Jahe de Beo dan Temulawak. Kegiatan yang dilakukan oleh Poktan di Rumah Produksi setiap periode selalu ada perubahan baik infrastruktur maupun budidaya variasi tanaman.

Tim Inspeksi Kemenag Manggarai Barat memberikan apresiasi terhadap produk yang sudah dihasilkan. Saat melakukan inspeksi tim menemukan bahwa produk jahe yang sudah dihasilkan dengan kandungan tambahan gula yang sudah memiliki label Halal dari LPPOM. Sehingga menurut tim masih ada langkah-langkah selanjutnya agar produk benar-benar halal dari sudut pandang Kemenag. Tim mengakui bahwa ini merupakan paroki contoh UMKM yang memiliki kepastian dari sisi ekonomi dengan keberlanjutan yang ditopang petani dan kelompok usaha sendiri oleh Poktan. Oleh karena itu, diprediksi keberlangsungan produk ini sangat dijamin.

Tim Kemenag berjanji untuk membantu Rumah Produk paroki Tentang dalam serangkaian proses agar produk UMKM ini Halal bagi semua sehingga ekonomi masyarakat di wilayah paroki Tentang pun semakin bagus. 

Pastor Andre,OFM kepada Tim juga berkomitmen untuk tetap memberikan ruang bagi Poktan berinovasi dan bekerja secara efektif dengan bantuan mesin yang disediakan.  

Kepada Tim Inspeksi, anggota Poktan melakukan simulasi pembuatan beberapa produk. Pastor Eduardus Da Silva, OFM yang sudah mendampingi kegiatan Rumah Produksi menjelaskan kepada Tim Inspeksi beberapa prosedur yang dilakukan dalam tahapan pembuatan produk yang dihasilkan.

Kegiatan Inspeksi dilakukan secara humanis dan tetap mengunjungi tinggi petunjuk teknis yang ditetapkan. Pada hari yang sama juga, usai kegiatan Tim kembali ke Labuan Bajo.


Nonton vidionya di YouTube Channel:

https://youtube.com/shorts/DCTck76eWHQ?si=59TckuQkhtEi7oks


(Frengky Jamento)



Kamis, 15 Mei 2025

Kankemenag Mabar Melakukan Inspeksi


Kantor Kementerian Agama Manggarai Barat Melakukan Inspeksi UMKM Unggulan Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang.

Kepala Kemenag Manggarai Barat bersama Tim di Lokasi UMKM Paroki Tentang. (Kamis, 15 Mei 2015; foto by : P. Andre Bisa, OFM)

Kamis, 15 Mei 2025 Kepala Kantor Kementerian Agama Manggarai beserta rombongan melakukan kegiatan kunjungan ke Paroki Tentang untuk jalani proses Inspeksi Produk Halal yang diproduksi oleh UMKM Paroki Tentang. Kehadiran Tim Kemenag disambut hangat oleh Pastor Paroki, Seksi Ekonom Paroki dan anggota Kelompok UMKM Paroki Tentang.

P. Andre Bisa, OFM selalu Pastor Paroki menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag Manggarai Barat dalam rangka melakukan inspeksi terhadap 3 produk unggulan Paroki St. Fransiskus Assisi Tentang, yakni: Jahe, Temulawak dan Gula Aren yang sudah dipasarkan. Kegiatan ini berlokasi di Rumah Produksi UMKM Kafetaria Paroki Tentang, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat - NTT. 

Pater Andre, OFM bersama Pater Edo, OFM yang berperan penting dalam setiap proses pengolahan produk UMKM tersebut menjelaskan secara detail kepada tim Kemenag Manggarai Barat tentang pengelolaan produk UMKM Paroki yang sudah dijalankan secara efektif mulai dari proses penyiapan lahan dan bahan mentah sampai pada proses kemasan yang dilakukan melalui prosedur yang higenis bersama anggota UMKM. 

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, mendokumentasikan beberapa data untuk kepentingan laporan kegiatan. Seusai seluruh rangkaian kegiatan, selanjutnya tim Kemenag kembali ke Labuan Bajo.

(Frengky Jamento)

Orang Muda Katolik (OMK) Melakukan Ziarah

Pastor Eduardus Da Silva, OFM Bersama Orang Muda Katolik (OMK) Kampung Tentang dan Pora Melakukan Ziarah - Rekreasi di Gua Maria Gorontalo Labuan Bajo.

Senin, 12 Mei 2025 rombongan OMK Paroki Tentang melakukan kegiatan ziarah ke Gua Maria Gorontalo Labuan Bajo. Kegiatan ini merupakan program kerja OMK Paroki setelah merayakan Paskah 2025 di Paroki Tentang. Selain ziarah untuk mendekatkan diri dengan Gereja, OMK melaksanakan refleksi dan evaluasi terhadap serangkaian kegiatan Tablo Jalan Salib yang sudah dilakukan pada Perayaan Jumat Agung Tahun 2025 di Paroki Tentang. Spirit berjalan bersama dan berdoa  bersama Bunda Maria adalah moment istimewa untuk semakin mengalami dan menghayati kehidupan rohani di tenggah tantangan perkembangan zaman yang serba berubah.

Pastor Edo, OFM (akrab disapa) menyampaikan harapannya kepada OMK Paroki Tentang, "Semoga dengan semangat muda, mereka semakin teguh bertumbuh bersama dalam iman dan persaudaraan."

Kombinasi ziarah dengan rekreasi yang diinisiasi Pastor Edo, OFM adalah cara untuk mengajak OMK agar bisa bersatu, berkumpul untuk sharing, berdoa dan lebih dari itu agar semakin melibatkan diri dalam kegiatan Gereja.

Selain Gua Maria Gorontalo, rombongan OMK juga mengunjungi Golo Mori, Pantai Pede, dan beberapa pantai yang ada di Labuan Bajo. Suasana menjadi lebih akrab saat sesi foto-foto di beberapa lokasi yang dikunjungi. 

Setelah berdoa bersama di Gua Maria dan menikmati suasana pantai di Labuan Bajo, OMK kembali ke Paroki Tentang dengan perjalanan 4 jam lebih.

(Frengky Jamento)