TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInRSS FeedEmail

Selasa, 11 November 2025

Paroki Tentang dalam Cerita

Cerita singkat tentang Paroki Santu Fransiskus Assisi Tentang Ndoso yang berdiri pada tahun 1951, serta gambaran mengenai karya pastoral Imam Fransiskan (Ordo Fratrum Minorum/OFM) yang khas di wilayah ini tentunya ada pada Narasumber yang mengalami dan terlibat dalam perjalanannya dari masa ke masa. Catatan ini merupakan hasil rekaman cerita lepas saat kita berkumpul dan bercerita yang berlangsung tidak formal.

⛪ Paroki Santu Fransiskus Assisi Tentang Ndoso 

Paroki Santu Fransiskus Assisi Tentang terletak di Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Wilayah ini merupakan bagian dari Keuskupan Labuan Bajo. Meskipun informasi spesifik tentang pendirian paroki ini pada tahun 1951 tidak tersedia secara rinci dalam sumber umum, Paroki Tentang dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki pengaruh Misi Fransiskan (OFM) yang sangat kuat dan telah lama berkarya di tanah Ndoso.

Misi dan Kehadiran Fransiskan

Kehadiran Ordo Fransiskan (OFM) di Manggarai, khususnya di wilayah Ndoso, memiliki peran sentral, tidak hanya dalam penyebaran iman Katolik tetapi juga dalam bidang pendidikan dan sosial. Paroki Tentang didedikasikan kepada Santo Fransiskus Assisi, pendiri Ordo Fransiskan, yang melambangkan semangat kesederhanaan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap alam (keutuhan ciptaan). Penetapan nama pelindung ini menunjukkan komitmen paroki pada spiritualitas Fransiskan.

Di kemudian hari, karya pelayanan Fransiskan di Ndoso diperkuat dengan pendirian lembaga-lembaga pendidikan seperti SMP Kemasyarakatan Ndoso, yang turut menjadi penanda penting dalam sejarah perkembangan Ndoso, menunjukkan fokus pastoral mereka pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan.


🌱 Karya Pastoral Imam Fransiskan

Karya pastoral para Imam Fransiskan di Paroki Tentang dan wilayah Ndoso umumnya sangat mencerminkan spiritualitas Santo Fransiskus Assisi, yang berfokus pada persaudaraan, kedinaan (kesederhanaan), dan keutuhan ciptaan (ekologi).

1. Pastoral Ekologi (Ekopedagogi)

Ini adalah ciri khas karya pastoral Fransiskan di Tentang yang sangat menonjol:

  • Menjaga Keutuhan Ciptaan: Para Imam Fransiskan secara aktif mempromosikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan (JPIC). Hal ini selaras dengan ajaran Fransiskus Assisi yang memandang alam sebagai "Saudari" dan "Saudara."

  • Aksi-aksi Ekologis: Melalui program seperti penanaman pohon, konservasi hutan dan mata air, serta advokasi pertanian yang ramah lingkungan, mereka mengajak umat untuk menjadi rekan kerja Allah dalam melestarikan lingkungan.

  • Pater Andre Bisa, OFM, salah satu pastor yang pernah berkarya, dikenal membuka jalan bagi pengembangan Ekopedagogi (pendidikan ekologis) di paroki tersebut, yang menerjemahkan kekhasan Fransiskan untuk menyelamatkan bumi. Umat Paroki Tentang juga tercatat aktif merayakan Hari Bumi.

2. Pendidikan dan Pelayanan Sosial

Para imam Fransiskan tidak hanya berfokus pada pelayanan sakramen, tetapi juga pada transformasi masyarakat melalui pendidikan:

  • SMP Kemasyarakatan Ndoso: Lembaga pendidikan ini, bersama dengan asrama putra dan putri yang berada di bawah naungan Yayasan Santo Fransiskus Ndoso, menjadi bukti konkret fokus Fransiskan untuk memajukan pendidikan di wilayah terpencil. Pendidikan yang diterapkan sering disebut sebagai Pedagogi Kemasyarakatan.

  • Kedinaan dan Periferi: Sesuai semangat Fransiskan, pelayanan mereka diarahkan khusus kepada mereka yang terpinggirkan (periferi) dan paling membutuhkan. Para imam di Tentang dikenal menjalankan tugas pelayanan pastoral ke stasi-stasi yang jauh, seringkali dengan berjalan kaki, menunjukkan semangat kedinaan dan kesederhanaan.

3. Pewartaan dalam Konteks Lokal

  • Karya pastoral Fransiskan juga berupaya mempertahankan dan menghidupkan kembali tradisi dan kearifan lokal masyarakat setempat yang akrab dengan alam, menjadikannya bagian integral dari program-program pastoral yang kontekstual.

Singkatnya, Paroki Tentang menjadi saksi nyata bagaimana spiritualitas Fransiskan, dengan fokus pada kedinaan, persaudaraan, dan ekologi, menjadi motor penggerak iman dan pembangunan yang holistik di Ndoso. 

Catatan : Apabila pembaca memiliki catatan tentang sejarah dan perjalanan Paroki Tentang bisa disampaikan melalui kolom komentar. Terima kasih.


*Frengky Jamento

0 comments:

Posting Komentar